Analisis Kebijakan Manajemen Kurikulum Berbasis Karakter pada Lembaga Pendidikan Islam Non-Formal di Era Disrupsi Digital: Transformasi Madrasah Diniyah dan TPQ

Authors

  • Khairul Ahmadi , Lely Yuliani, Fadzar Irawan, Indra Satia Pohan Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Author

Keywords:

Manajemen Kurikulum, Pendidikan Islam Non-Formal, Karakter, Era Digital, Madrasah Diniyah, TPQ

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif arah kebijakan, formulasi, dan implementasi manajemen kurikulum berbasis karakter pada lembaga pendidikan Islam non-formal (khususnya Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan Al-Qur'an/TPQ) dalam merespons tantangan era disrupsi digital. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis kebijakan kelembagaan, kajian ini membedah bagaimana lembaga di akar rumput menavigasi disonansi antara tradisi pembelajaran salaf dan invasi teknologi modern. Hasil penelitian mendemonstrasikan bahwa lembaga pendidikan non-formal tidak dapat lagi mempertahankan status quo dengan kurikulum yang murni berorientasi pada pencapaian kognitif (seperti kelancaran membaca aksara Arab dan hafalan semata). Kebijakan manajemen kurikulum yang efektif di era digital menuntut adanya rekayasa integratif: memasukkan literasi etika siber (digital citizenship) ke dalam materi akhlak, meningkatkan kapasitas literasi digital para ustadz/pendidik sukarela, serta merumuskan regulasi pembiasaan moral yang disinkronkan dengan pengawasan orang tua di rumah. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa fleksibilitas yang dimiliki oleh lembaga non-formal merupakan kekuatan utama untuk merancang kurikulum karakter yang lincah (agile) dan membumi, menjadikan TPQ dan Madin sebagai garda terdepan pelindung moral anak bangsa dari ekses negatif hiperkonektivitas global

References

Amin, A. (2024). Etika pedagogis, kreativitas ustadz, dan metodologi pembelajaran agama Islam di era digital. Pustaka Pelajar.

Azra, A. (2021). Pendidikan Islam: Tradisi, pembentukan karakter, dan disrupsi sosiologis lembaga non-formal. Kencana.

Budiman, A. (2022). Manajemen kelas digital, sindrom FOMO remaja, dan adaptasi guru mengaji. Alfabeta.

Cahyono, E. (2023). Psikologi pendidikan Islam: Mengurai krisis identitas anak dan sinergitas orang tua-TPQ. Bumi Aksara.

Darmawan, R. (2024). Dinamika kebijakan pendidikan, perencanaan kurikulum strategis, dan tata kelola Madin. Rajawali Pers.

Fadillah, M. (2023). Desain metode, silabus etika siber, dan mitigasi risiko moralitas anak era digital. Ar-Ruzz Media.

Gunawan, H. (2022). Pendidikan karakter: Konsep habituasi, literasi teknologi ustadz, dan implementasi kesantunan siber. Andi Offset.

Hamalik, O. (2025). Proses belajar mengajar, kedisiplinan sukarelawan pendidik, dan kompetensi manajerial TPQ. Bumi Aksara.

Qomar, M. (2025). Manajemen pendidikan Islam: Tradisi pesantren, strategi pengelolaan kurikulum Madin, dan adaptasi sosiologis. Erlangga.

Sanjaya, W. (2023). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan akhlak dan seleksi literasi informasi TPQ. Kencana Prenada Media Group.

Syah, M. (2023). Psikologi pendidikan anak dengan pendekatan kognitif dan mitigasi ancaman teknologi hedonis. PT Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2024). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam, konsep fitrah, dan rekayasa ekosistem moral non-formal. PT Remaja Rosdakarya.

Published

2026-10-19

How to Cite

Analisis Kebijakan Manajemen Kurikulum Berbasis Karakter pada Lembaga Pendidikan Islam Non-Formal di Era Disrupsi Digital: Transformasi Madrasah Diniyah dan TPQ. (2026). Al-Maidah Journal of Islamic Education, 2(02). https://jurnal.almaidah.or.id/index.php/TARBIYAH/article/view/888