Perbandingan Metode Pengajaran Guru Senior dan Guru Muda di Era Digital di MTs Asmaul Husna Bahorok

Authors

  • Nessa Anjani , Virda, Wahyu Khairunnisa Br Bangun, Indra Satia Pohan Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Author

Keywords:

Metode Pengajaran, Guru Senior, Guru Muda, Era Digital, MTs Asmaul Husna Bahorok

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif perbandingan metode pengajaran antara guru senior dan guru muda dalam merespons tantangan era digital di MTs Asmaul Husna Bahorok. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan, kajian ini membedah perbedaan strategi pedagogis, penguasaan teknologi informasi, hingga pendekatan psikologis yang diterapkan oleh kedua generasi pendidik tersebut. Hasil penelitian mendemonstrasikan bahwa guru muda memiliki keunggulan kompetitif dalam hal integrasi media digital, penggunaan platform e-learning interaktif, dan gaya komunikasi yang egaliter dengan siswa. Di sisi lain, guru senior menunjukkan keunggulan absolut dalam hal penguasaan kelas (classroom management), kedalaman materi, serta pembentukan karakter (akhlak) siswa melalui pendekatan kewibawaan dan keteladanan. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa tidak ada metode yang secara tunggal paling sempurna. Kemajuan mutu pendidikan di MTs Asmaul Husna Bahorok mutlak membutuhkan sinergi kolaboratif, di mana guru muda mentransfer literasi digital kepada guru senior, sementara guru senior mentransfer kebijaksanaan pedagogis dan manajemen kelas kepada guru muda

References

Anwar, S. (2021). Transformasi pembelajaran madrasah dan kompetensi pedagogis di era disrupsi digital. Pustaka Aksara.

Azra, A. (2021). Pendidikan Islam: Tradisi, pembentukan karakter, dan modernisasi sistem. Kencana.

Budiman, A. (2022). Manajemen kelas digital dan adaptasi guru milenial di sekolah menengah. Alfabeta.

Cahyono, E. (2023). Psikologi pendidikan Islam: Mengurai krisis identitas dan interaksi antargenerasi di sekolah. Bumi Aksara.

Darmawan, R. (2024). Dinamika komunikasi pedagogis dan kesenjangan generasi digital native. Rajawali Pers.

Dimyati, M. (2024). Belajar dan pembelajaran berorientasi pembentukan kemandirian akademik siswa. PT Rineka Cipta.

Fadillah, M. (2023). Desain metode pembelajaran interaktif dan tantangan guru senior. Ar-Ruzz Media.

Gunawan, H. (2022). Pendidikan karakter: Konsep, habituasi, dan kewibawaan pendidik di institusi madrasah. Andi Offset.

Hakim, L. (2023). Peran guru sebagai fasilitator dan kreator media pembelajaran inovatif. Pustaka Pelajar.

Lestari, P. (2022). Sosiologi pendidikan: Motivasi dan gaya komunikasi guru muda di era modern. Kencana.

Maulana, Y. (2022). Karakteristik pembelajar visual dan integrasi teknologi di generasi Z. PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2022). Manajemen pendidikan karakter, etos kerja, dan strategi keteladanan guru. Bumi Aksara.

Nugroho, T. (2023). Psikologi media sosial, literasi digital guru, dan implikasinya terhadap kelas. Graha Ilmu.

Prasetyo, W. (2024). Indikator evaluasi pembelajaran dan manajemen kelas interaktif. Pustaka Binaman Pressindo.

Sanjaya, W. (2023). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan akhlak kontemporer. Kencana Prenada Media Group.

Syah, M. (2023). Psikologi pendidikan dengan pendekatan kognitif dan perilaku interaksi sosial remaja. PT Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2025). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam dan strategi pembinaan guru madrasah. PT Remaja Rosdakarya.

Wiyani, N. A. (2025). Manajemen kelas dan kolaborasi pedagogis lintas generasi pendidik. Ar-Ruzz Media.

Published

2026-10-16

How to Cite

Perbandingan Metode Pengajaran Guru Senior dan Guru Muda di Era Digital di MTs Asmaul Husna Bahorok. (2026). Al-Maidah Journal of Islamic Education, 2(02). https://jurnal.almaidah.or.id/index.php/TARBIYAH/article/view/870