Inovasi Pendidikan Untuk Meningkatkan Kesetaraan Akses Pendidikan Di Daerah Terpencil

Authors

  • Indra Satia Pohan Institut, Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Author
  • Nina Naomi Hafifa Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Author
  • Nurul Hafizah Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Author

Keywords:

Inovasi Pendidikan, Akses Pendidikan, Daerah Terpencil, Teknologi Digital.

Abstract

Ketimpangan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai inovasi pendidikan yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kesetaraan akses di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis efektivitas teknologi digital, model pembelajaran hibrida, dan penguatan kurikulum berbasis komunitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi bukan hanya soal penyediaan perangkat teknologi, tetapi juga mengenai adaptasi materi yang relevan dengan kondisi lokal dan peningkatan kompetensi pendidik. Kesimpulannya, sinergi antara infrastruktur digital dan pendekatan sosial-budaya merupakan kunci utama dalam mewujudkan keadilan pendidikan bagi seluruh anak bangsa

References

Aisyah, S., & Fitri, R. (2023). Digital divide in remote areas: Challenges for Indonesian education equality. Journal of Educational Technology and Innovation, 6(1), 12-25.

Fauzi, A. (2021). Digitalisasi pendidikan di wilayah 3T: Peluang dan tantangan infrastruktur. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 9(2), 145-158.

Gunawan, I., & Rahmat, H. (2022). Implementation of multigrade teaching in rural schools. International Journal of Elementary Education, 5(4), 567-580.

Hidayat, R. (2020). Keadilan akses pendidikan dan relevansi sosial di Indonesia. Jurnal Pendidikan Nasional, 12(2), 45-58.

Indriani, L., & Kurniawan, T. (2024). Mobile learning laboratories: A strategy for digital literacy in remote villages. Journal of Rural Education Development, 11(1), 88-102.

Lestari, P. (2024). Inovasi pembelajaran masa depan dan akselerasi kualitas SDM. Jurnal Inovasi Dan Pembelajaran, 7(1), 20-34.

Nasution, M. (2023). Satelit orbit rendah sebagai solusi konektivitas pendidikan di daerah 3T. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Teknologi Informasi, 8(1), 10-22.

Nugroho, S. (2022). Solar power for digital classrooms: Sustaining education in off-grid areas. Renewable Energy for Education Journal, 4(2), 110-125.

Pratiwi, N. (2021). The role of community leaders in supporting remote area education. Journal of Social Science and Education, 3(3), 215-228.

Rahmawati, S. (2021). Kesenjangan pendidikan desa-kota dalam perspektif sosiologi ekonomi. Jurnal Sosio-Edukasindo, 5(3), 112-125.

Ramli, A. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan non-formal dan vokasi desa. Jurnal Ilmu Pendidikan Masyarakat, 14(4), 88-99.

Setyawan, H., & Wijaya, K. (2022). Kontekstualisasi inovasi pendidikan pada lingkungan geografis ekstrem. Jurnal Pedagogika Terapan, 10(2), 75-89.

Suharyanto. (2022). Teori konstruktivisme sosial dalam platform digital pendidikan. Jurnal Paradigma Pendidikan, 9(2), 200-215.

Suryadi, A. (2023). GPS-based teacher attendance system: Increasing accountability in remote schools. Indonesian Journal of Educational Management, 11(2), 134-148.

Wulandari, T. (2021). Model sekolah alam sebagai alternatif pendidikan berkelanjutan di pedalaman. Jurnal Inovasi Sekolah Dasar, 6(1), 30-42.

Yulianto, E., & Mahendra, R. (2025). Hybrid learning models for frontier regions: A longitudinal study. International Journal of Open and Distance Learning, 15(2), 401-418.

Zulkarnain, I. (2024). Local wisdom integration in 21st-century curriculum for rural students. Journal of Curriculum Studies and Policy, 8(3), 322-336.

Mulyasa, E. (2021). Manajemen dan Inovasi Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Prasetyo, B. (2023). Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal di Era Digital. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press. (Grand Theory).

Saputra, D. (2022). Transformasi Digital di Sekolah Pelosok. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Syahputra, E. B., & Putra, S. (2025). Penggunaan Desain Model Pembelajaran Assure Berbasis Multimedia dalam Meningkatkan Hasil Belajar Fiqih di Sekolah Tahfidz. Education Achievement: Journal of Science and Research. https://doi.org/10.51178/jsr.v6i2.2681

Zed, M. (2020). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Published

2026-05-22

How to Cite

Inovasi Pendidikan Untuk Meningkatkan Kesetaraan Akses Pendidikan Di Daerah Terpencil. (2026). Al-Maidah Journal of Islamic Education, 2(01). https://jurnal.almaidah.or.id/index.php/TARBIYAH/article/view/528