Perbandingan Tingkat Motivasi Belajar Siswa Yang Berasal Dari Keluarga Harmonis Dan Broken Home
Keywords:
motivasi belajar; keluarga harmonis; broken home; pendidikan.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat motivasi belajar antara siswa yang berasal dari keluarga harmonis dan keluarga broken home. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui kajian terhadap berbagai sumber literatur seperti jurnal, artikel, dan penelitian terdahulu yang membahas hubungan antara kondisi keluarga dan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang berasal dari keluarga harmonis memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi karena mendapatkan dukungan emosional, perhatian, dan kasih sayang dari kedua orang tua. Sementara itu, siswa dari keluarga broken home cenderung mengalami penurunan semangat belajar akibat kurangnya perhatian dan dukungan dari orang tua. Namun, dengan adanya peran guru, teman, dan lingkungan sekolah yang positif, motivasi belajar siswa dari keluarga broken home dapat ditingkatkan kembali. Secara keseluruhan, kondisi keluarga memiliki pengaruh besar terhadap semangat dan keberhasilan belajar siswa, baik secara langsung maupun tidak langsung.
References
Ariyanto, K. (2023). Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Anak. 3, 15–23.
Astuti, M. T., & Triayunda, L. (2023). Komunikasi Keluarga Sebagai Sarana Keharmonisan Keluarga. 3, 4609–4617.
Ega, A., Nurrawi, P., Zahra, A. T., Aulia, D., Greis, G., & Mubarok, S. (n.d.). Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika. 3(2023), 29–38.
Fahrudin, F., Ulfah, M., Program, P., Manajemen, S., & Universitas, P. (2023). Volume 2 Nomor 6 Juni 2023 Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa 2, 1304–1309.
Family, H. (2024). No Title. 18(1), 109–123.
Fenomenologis, S., & Medan, A. A. (2020). KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DENGAN DISIPLIN BELAJAR ANAK USIA DINI SELAMA MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 19. 4(2), 159–169.
Fernando, Y., Islam, U., Sjech, N., Djambek, M. D., Andriani, P., Islam, U., Sjech, N., Djambek, M. D., Syam, H., Islam, U., Sjech, N., & Djambek, M. D. (2024). Pentingnya Motivasi Belajar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. 2(3), 61–68.
Harnita, D. Y., & Padang, U. N. (2023). H k a m. 2, 751–761.
Mau, M. A., Anggraini, S., Nipa, U. N., No, J. K., & Alok, K. (2023). Social Science Motivasi Belajar pada Siswa dari Keluarga Broken Home. 3.
Mulyani, D., & Putra, S. (2024). Strategi Pembentukan Akhlak Kedisiplinan Siswa di MAS Al-Ishlahiyah Binjai. 4(1), 22–29.
Pekanbaru, D. I. S. M. A. (2024). Jurnal Pendidikan dan Pemikiran. 19(1), 1223–1237.
Peningkatan, U., Belajar, P., & Didik, P. (n.d.). Broken home. 42–52.
Putra, S., Studi, P., Konseling, B., Muslim, U., & Al, N. (2019). Efektifitas layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan sikap kedisiplinan siswa. 4(1).
Rumbewas, S. S., Laka, B. M., & Meokbun, N. (2018). Peran Orang Tua Dalam Miningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Sd Negeri Saribi. 2(2), 201–212.
Rusni, I., & Murni, I. (2022). Dampak Keluarga Broken Home terhadap Motivasi Belajar Siswa. 6, 10896–10899.
Sma, D. I., & Kabupaten, N. (2023). 1 , 2 , 3. 6(2), 84–98.
Sobriani, L., Sari, P., Oktavianti, I., & Kironoratri, L. (2023). Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Motivasi Belajar Anak. 9(2), 1153–1159. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.5010
Sukmawati, B. (2021). Dampak perceraian orang tua bagi psikologis anak berlia sukmawati. 03(02), 24–34.
Yenita, R., Iskandar, R., Panca, U., & Bekasi, S. (2025). Peran Keluarga dalam Membentuk Karakter Kemandirian Anak Usia 4-6 Tahun di Daycare Santo Nino MGC. 5(3), 26155–26162.
Yulianto, A., & Hidayanto, E. (2022). Pembelajaran Matematika Berbantuan Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Mosharafa : Jurnal Pendidikan Matematika Mosharafa : Jurnal Pendidikan Matematika. 11(September).