ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU, DAN KINERJA INDUSTRI MANUFAKTUR DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI INDUSTRI

Penulis

  • Suci Rahmadani, Putra Oloan Sani Hasibuan Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Autor/in

Kata Kunci:

Ekonomi Industri, Industri Manufaktur, Struktur Pasar, Perilaku Perusahaan, Kinerja Industri, SCP.

Abstrak

Industri manufaktur memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia karena berperan dalam pembentukan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, perdagangan, investasi, dan pengembangan teknologi. Namun, perkembangan industri manufaktur tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksi, tetapi juga oleh struktur pasar, perilaku perusahaan, tingkat persaingan, efisiensi, dan kebijakan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur, perilaku, dan kinerja industri manufaktur Indonesia dalam perspektif ekonomi industri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, publikasi Badan Pusat Statistik, serta berbagai sumber akademik yang relevan dengan ekonomi industri dan sektor manufaktur Indonesia. Analisis menggunakan paradigma Structure–Conduct–Performance (SCP) untuk melihat keterkaitan antara struktur pasar, perilaku pelaku industri, dan kinerja industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur industri manufaktur Indonesia memiliki tingkat konsentrasi yang beragam, dengan kajian terhadap 23 subsektor manufaktur menunjukkan konsentrasi pasar pada tingkat moderat. Struktur pasar tersebut memengaruhi perilaku perusahaan dalam menentukan harga, strategi produk, inovasi, efisiensi, dan persaingan. Dari sisi kinerja, industri manufaktur menghadapi tuntutan peningkatan produktivitas, efisiensi, inovasi teknologi, dan daya saing. Digitalisasi, perdagangan internasional, investasi asing, serta penguatan rantai pasok menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja industri. Oleh karena itu, kebijakan industri perlu diarahkan pada penciptaan persaingan yang sehat, peningkatan produktivitas, penguatan inovasi, serta pengembangan industri yang inklusif dan berkelanjutan

Referensi

Abdusyakur, M. Z., Rakhmasari, A. A., & Endrawati, T. (2025). The impact of market competition, technological innovation, supply chain efficiency, and government subsidies on company productivity and export performance in the manufacturing industry. The ES Economics and Entrepreneurship, 4(2), 291–307. https://doi.org/10.58812/esee.v4i02.893

Dwiputra, M. F. A., & Sihaloho, E. D. (2023). Evidence on Structure Conduct Performance paradigm in the Indonesian bottled water industry: A longitudinal case study. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 31(1). https://doi.org/10.55981/jep.2023.1015

Setiawan, M. (2023). Measuring the competition index in the Indonesian manufacturing industry: The Structure–Conduct–Performance paradigm. Sustainability, 15(15), 11726. https://doi.org/10.3390/su151511726

Sugiharti, L., Purwono, R., Esquivias, M. A., Sambodo, L. A. A. T., & Harianto, S. K. (2025). The effects of market concentration, trade, and FDI on total factor productivity: Evidence from Indonesian manufacturing sector. Malaysian Journal of Economics.

Wibisono, S., Yuliati, L., Adenan, M., Prianto, F. W., & Komariyah, S. (2024). The Structure-Conduct-Performance paradigm in the Indonesian manufacturing industry. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan, 25(1), 69–83. https://doi.org/10.23917/jep.v25i1.20483

Badan Pusat Statistik. (2024). Direktori industri manufaktur 2024. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2025). Perkembangan indeks produksi industri manufaktur 2024. Badan Pusat Statistik.

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2024). Kebijakan dan perkembangan industri manufaktur Indonesia. Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

09-08-2026

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU, DAN KINERJA INDUSTRI MANUFAKTUR DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI INDUSTRI. (2026). An-Najah: Journal of Islamic Economics, 2(01). https://jurnal.almaidah.or.id/index.php/JNIE/article/view/826