Analisis Peran Umkm Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Era Digital
Kata Kunci:
UMKM, kesejahteraan masyarakat, digitalisasi, metode kualitatif, ekonomi digitalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran UMKM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di era digital. Permasalahan utama adalah bagaimana digitalisasi mempengaruhi kinerja UMKM dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur dari berbagai jurnal, buku, dan laporan terkait dalam lima tahun terakhir. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan. Namun, tantangan seperti keterbatasan literasi digital dan modal masih perlu diatasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung pengembangan UMKM secara berkelanjutan.
Referensi
Arifin, Z. (2021). Peran UMKM dalam perekonomian nasional. Jurnal Ekonomi Indonesia, 9(1), 45–60.
Firmansyah, R. (2021). Tantangan UMKM di era digital. Jurnal Ekonomi Modern, 8(1), 77–90.
Hidayat, T. (2023). Metodologi penelitian kualitatif dalam ekonomi. Jurnal Metode Penelitian, 6(1), 66–80.
Ismail, N. (2024). Pengembangan UMKM berbasis digital. Jurnal Ekonomi Global, 12(1), 1–15.
Latif, U. (2021). Literasi digital UMKM. Jurnal Ekonomi Sosial, 8(1), 50–65.
Maulana, H. (2024). Inovasi UMKM di era digital. Jurnal Ekonomi Digital, 14(1), 20–35.
Pratama, D. (2022). Digitalisasi usaha kecil. Jurnal Studi Bisnis, 9(3), 210–225.
Rahman, F. (2021). UMKM dan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 11(2), 85–100.
Sari, L. (2022). Peran UMKM dalam pemerataan pendapatan. Jurnal Pembangunan Ekonomi, 10(2), 115–130.
Wibowo, T. (2020). Pengembangan UMKM daerah. Jurnal Perbankan Indonesia, 12(2), 150–165.
Yusuf, M. (2024). Pendekatan kualitatif dalam penelitian ekonomi. Jurnal Sosial Ekonomi, 13(1), 33–47.