NILAI-NILAI QUR’ANI SEBAGAI DASAR PEMBENTUKAN REGULASI EMOSI PADA ANAK SEKOLAH DASAR: TINJAUAN PSIKOLOGI ISLAM

Authors

  • Aulia Nurrohmah Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Sumatera Utara Author
  • Aisyah Wulandari Sisworo Author
  • Nily Khatimah Author
  • Nova Kemala Syaputri Author
  • Hilal Fatra Author

Keywords:

Regulasi Emosional Anak, Bimbingan, Nilai-nilai Al-Qur’an.

Abstract

Regulasi emosional anak merupakan aspek krusial dalam membentuk individu yang sehat secara holistik, mencakup keseimbangan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Namun, tantangan era modern seperti tekanan sosial, konflik interpersonal, serta pengaruh budaya global, menjadikan anak-anak semakin rentan terhadap gangguan emosional. Pendekatan Bimbingan berbasis nilai-nilai Qur’ani hadir sebagai alternatif solutif yang mengintegrasikan penguatan moral dan spiritual dalam penanganan masalah emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara konseptual potensi nilai-nilai Qur’ani dalam bimbingan sebagai strategi penanganan masalah emosional yang holistik dan aplikatif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Analisis dilakukan terhadap literatur yang relevan mencakup bimbingan, Regulasi emosional anak, dan nilai-nilai Qur’ani seperti sabar, syukur, tawakal, dan ikhlas. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam konseling mampu memperkuat regulasi emosi, menumbuhkan ketahanan spiritual, serta membentuk karakter anak yang tangguh dan berakhlak mulia. Pendekatan ini tidak hanya menyelesaikan gejala emosional secara permukaan, tetapi juga menyentuh akar spiritual dan moral anak, menjadikannya sebagai model intervensi jangka panjang yang efektif. Dengan demikian, bimbingan berbasis Qur’ani dapat menjadi paradigma konseling alternatif yang relevan, khususnya dalam konteks pendidikan anak Muslim, serta memberikan kontribusi penting bagi pengembangan ilmu konseling berbasis nilai-nilai keislaman.

References

Abuddin Nata. (2012). Tafsir Ayat-ayat Pendidikan (Tafsir Al-Ayat Al-Tarbawiy). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Adzima, N., & Hisaaniah, A. (2024). Integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam Bimbingan Konseling Islam. Jurnal Psikologi Islam dan Pendidikan, 9(1), 45–59.

Al-Fauzan, M., & Al-Haq, S. (2021). Pendekatan Maharah Kalam dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Era Digital. Jurnal Al-Lughah Al-‘Arabiyyah, 13(2), 77–90.

Azzahrah, F., Rahman, M. A., & Hidayati, F. (2023). Preventing mental health problems among high school students through Islamic peer support program: A randomized controlled trial. Journal of School Mental Health, 15(2), 187–202.

Badri, M. (2018). Abu Zayd al-Balkhi's Sustenance of the Soul: The Cognitive Behavior Therapy of A Ninth Century Physician. Herndon, VA: International Institute of Islamic Thought.

Chen, L., Zhang, Y., & Wei, H. (2023). Applications of Deep Learning Models in Automatic Speech Recognition for Language Education. Journal of Educational Technology, 20(1), 88–102.

Hasmarlin, R., & Hirmaningsih, N. (2019). Implementasi Nilai-Nilai Qur’ani dalam Konseling Islami untuk Penguatan Regulasi Emosi Anak. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 5(2), 111–126.

Hidayat, A., & Syafrudin, M. (2021). Model Bimbingan Konseling Islami untuk Mengatasi Kecemasan Akademik Siswa. Jurnal Psikologi dan Pendidikan Islam, 8(3), 220–235.

Jaya, L., & Malli, H. (2019). Konsep Syukur dalam Psikologi Islam dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan Emosional Anak. Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 7(1), 65–79.

Kartini, T., Effendy, R., & Rohman, M. (2023). Regulasi Emosi dan Ketahanan Spiritual Anak Usia Sekolah Dasar dalam Perspektif Psikologi Islam. Jurnal Pendidikan dan Psikologi Islam, 11(2), 156–172.

Pramandhika, M., & Mas’ud, A. (2011). Konsep Motivasi dalam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Studi Islam dan Psikologi, 3(1), 23–39.

Rahmawati, S. (2019). Implementasi Nilai-Nilai Qur’ani dalam Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 5(2), 90–103.

Riyadi, S. (2015). Perlakuan Al-Qur’an terhadap Emosi Manusia: Analisis Psikologis dan Spiritual. Jurnal Tafsir dan Psikologi Islam, 4(1), 54–70.

Agustini, Aully Grashinta, San Putra, Sukarman, F., Arfid Guampe, Jakub Saddam Akbar, M., Alridho Lubis, Iyam Maryati, Ririnisahawaitun, R., Mesra, Mike Nurmalia Sari, Paulus Robert Tuerah, M., & Vitha Rahmadhani, R. R. (2023). Metode Penelitian Kualitatif (Teori dan Panduan Praktis Analisis Data Kualitatif) (M. P. rmayanti, S.Pd. (ed.)). PT. Mifandi Mandiri Digital.

Putra, S., Yhani, P. C. C., Effendi, E., Purwaningrum, J. P., Tonasih, T., Ramadhan, S., Sarman, F., Ulia, A., & Warma, A. (2024). Psikologi Perkembangan: Perkembangan Individu dari Perspektif Psikologi.

Setiawan, D., Aziz, F. M., Fajar, A., & Yurna, Y. (2023). Pandangan Filsafat Pendidikan Islam terhadap Manusia dan Masyarakat. Jurnal Pendidikan Berbasis Filsafat Islam, 1(4), 52–63.

Sundari, S., & Muslih, H. (2023). Implikasi Pedagogis dalam Pendidikan Islam Anak Usia Dini pada Konsep Fitrah untuk Anak dalam Penafsiran Al-Qur'an Ibnu Katsir. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 5(1), 316–335.

Syahid, A., & Elihami, E. (2018). Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Pribadi yang Islami. E-Journal Pendidikan, 2(1), 79–96.

World Health Organization. (2021). Guidelines on Mental Health Promotive and Preventive Interventions for Adolescents. Geneva: WHO.

Zaini, A., & Malik, A. (2022). Islamic-based interventions for anxiety disorders among adolescents: A case study approach. Journal of Spirituality in Mental Health, 24(4), 342–360.

Published

2026-01-06