Studi Komperatif Tingkat Kecemasan Akademik Remaja Homeschooling Dengan Remaja Full Day School Ditinjau Dari Dukungan Sosial Orang Tua
Kata Kunci:
kecemasan akademik, homeschooling, full day school, dukungan sosial orang tuaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kecemasan akademik antara remaja yang mengikuti sistem pendidikan homeschooling dan full day school, serta meninjau pengaruh dukungan sosial orang tua terhadap kecemasan akademik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan komparatif deskriptif, dengan mengkaji literatur dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa remaja homeschooling memiliki tingkat kecemasan akademik yang lebih rendah dibandingkan remaja full day school. Hal ini disebabkan oleh fleksibilitas waktu belajar, kontrol terhadap beban akademik, serta intensitas dukungan sosial dari orang tua yang lebih tinggi. Sementara itu, siswa full day school cenderung mengalami tekanan akademik lebih besar akibat jadwal belajar yang padat dan tuntutan prestasi yang tinggi. Dukungan sosial orang tua terbukti menjadi faktor pelindung penting yang dapat menurunkan tingkat kecemasan akademik pada kedua kelompok. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua secara emosional, informasional, dan instrumental sangat dibutuhkan untuk menciptakan kesejahteraan psikologis siswa di berbagai sistem pendidikan
Referensi
Ainun, H. J., & Nur’aeni. (2020). Academic Anxiety in Students : A Systematics Review. Universitas Muhammadiyah Puwerketo Digital Liberary.
Cutrona, C. E., & Troutman, B. R. (1986). Social Support, Infant, Temperement, and Paranting Self- Efficacy : A Mediational Model of Postpartum Depression. Child Development, 57(6), 1507-1518.
Epstein, S. (1972). The Nature of Anxiety with Emphasis Upon its Relationship to Expectancy. Anxiety : Current Trends in Theory and Research, 291-337.
House, J.S. (1981). Work Stress and Social Support. Reading, MA : Addison – Wesley.
Hadi, S. (2012). Homeschooling di Indonesia Menjaga Kualitas Pendidikan Anak Di luar Sekolah. Jakarta : Penerbit Grasindo.
Kaur, V., Grewal, K. K., & Saini, S. (2021). Correlates of Academic Anxiety Among Adolescents. Journal of Psychology and Political Science (JPPS) ISSN 2799-1024, 1(02), 10-14.
Mulyasa, E. (2016). Manajemen Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Permendikbud Republik Indonesia Nomor 129 tahun 2014 tentang penyelenggaran Pendidikan layanan khusus.
Rahmawati, D., & Setyolati,. R. (2020). Pengaruh Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Kelemahan Akademik pada Siswa SMA. Jurnal Psikologi Insight, 6(1). 33-42.
San Putra. (2024). Psikologi Perkembangan : Perkembangan Individu dari Prespektif Psikologi. Deli Serdang : PT. Mifandi Mandiri Digital.
San Putra. (2023). Psikologi Belajar Peserta Didik. Deli Serdang : PT. Mifandi Mandiri Digital.
San Putra. (2023). Sosialisasi Peranan Orang Tua dalam Perencanaan Karir Anak. Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol.2 No.3, 60-69.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sarason. I. G. (1988). Anxiety, Self-Preoccupation and Attention. Anxiety Research, 1(1), 3-7.
Syarif, A. (2011). Mengenal Homeschooling : Konsep dan Implementasi dalam Pendidikan di Indonesia. Jakarta : Penerbit Grasindo