Perdagangan, Pasar, Utang-Piutang, dan Riba pada Masyarakat Arab Pra-Islam
Keywords:
Arab Pra-Islam; Perdagangan; Pasar; Utang-Piutang; Riba JahiliyahAbstract
Penelitian ini membahas kehidupan ekonomi masyarakat Arab pra-Islam, yaitu perdagangan, pasar, praktik utang-piutang, praktik riba, dan kondisi sosial ekonominya. Tujuannya adalah menjelaskan bagaimana kelima aspek tersebut saling berkaitan dan mengapa riba menjadi persoalan penting menjelang datangnya Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap buku dan artikel jurnal yang relevan sebagai sumber data sekunder, kemudian dianalisis secara deskriptif-historis. Hasilnya menunjukkan bahwa perdagangan kafilah yang dikuasai suku Quraisy menjadi tulang punggung ekonomi Makkah, didukung pasar musiman seperti Ukaz, Majinnah, dan Dzul Majaz yang juga berfungsi sebagai ruang sosial dan budaya. Masyarakat Arab sudah mengenal jual beli tunai, jual beli kredit, dan pinjam-meminjam. Pada praktik utang-piutang tertentu, penundaan pembayaran disertai penambahan jumlah utang yang dikenal sebagai riba jahiliyah dan dapat berlipat ganda bila pembayaran terus ditunda, sehingga memberatkan pihak yang lemah dalam struktur kabilah yang timpang. Kajian ini menjadi landasan historis untuk memahami pelarangan riba dan pengembangan akad bebas bunga dalam perbankan syariah
References
Abdullah, B. (2010). Peradaban pemikiran ekonomi Islam. Bandung: Pustaka Setia.
Adhari, I. Z., dkk. (2021). Kumpulan teori pemikiran ekonomi syariah (pra kenabian, kenabian, pasca kenabian dan era kontemporer). Bandung: Widina Bhakti Persada.
Amri, K. (2022). Sosiohistoris masyarakat Arab pra Islam. Jurnal Mumtaz, 2(1).
Baits, A. N. (2018). Pasar Muslim & dunia makelar. Tangerang: Deepublish.
Dewi, K. (2024). Konsep riba dalam perekonomian Islam. Journal of Islamic Economics and Finance, 2(1), 221–236.
Fikri, A., Fadhila, A. S. N., & Albukhori, H. (2026). Sejarah peradaban Arab pra Islam. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 4(2).
Hasanah, U. (2025). Sejarah kebudayaan Islam tematik (menyelami hikmah sejarah dalam wacana modern). Sleman: Deepublish Digital.
Jumadiah, & Aksa, F. N. (2025). Hukum perikatan Islam. Depok: Penerbit KBM Indonesia.
Kasim, D. (2020). Kondisi sosio-historis di balik teks pengharaman riba dan implikasinya terhadap pegawai bank konvensional. Hukum Islam, 20(1).
Mawardi, K. (2025). Sejarah kebudayaan Islam. Banyumas: CV. Rizquna.
Mujib, A. (2025). Model manajemen bisnis dan pemasaran syariah di era halal tourism. Siak: Oke Terbitkan Indonesia.
Qadariyah, L. (2018). Buku ajar sejarah pemikiran ekonomi Islam. Pamekasan: Duta Media Publishing.
Qamaruddin, M. Y., dkk. (2026). Sejarah pemikiran ekonomi Islam. Banyumas: Ganesha Kreasi Semesta.
Rauf, M. A., Wahyuni, A. D., & Umam, Z. (2025). Refleksi sejarah pemikiran dan peradaban Islam (masa klasik dan Khulafaur Rasyidin). Sleman: Penerbit KBM Indonesia.
Rofiq, A. C. (2019). Cara mudah memahami sejarah Islam. Yogyakarta: IRCiSoD.
Saeed, A. (2004). Menyoal bank syariah: Kritik atas interpretasi bunga bank kaum neo-revivalis (A. Maftuhin, Penerj.). Jakarta: Paramadina.
Silva, F. S., dkk. (2025). Perekonomian pada masa awal Islam (Rasulullah SAW). Jurnal Ilmiah Research Student, 2(2).
Sumarno, W. F., Sodikin, A., & Virdaus, D. R. (2025). Perkembangan perekonomian dan mata pencaharian masyarakat Arab dari pra-Islam hingga datangnya Islam. BATUTHAH: Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 4(1).
Ubaidillah, A. (2026). Pemikiran Misbah Mustafa tentang praktik riba dalam konteks ekonomi kontemporer di Indonesia (studi tafsir Tajul Muslimin min Kalami Rabbi al-‘Alamin) (Disertasi tidak dipublikasikan). Depok: STKQ Al-Hikam.
Watiniyah, I. (2020). Menjadi istri seperti Khadijah. Jakarta: Kaysa Media.
Yatim, B. (2020). Sejarah peradaban Islam. Depok: Rajawali Pers.
Zakiyah, H., dkk. (2025). Analisis kondisi sosial ekonomi peradaban Islam. Indonesian Research Journal on Education, 5(1).