Analisis Aspek Lingkungan dalam Studi Kelayakan Bisnis: Mitigasi Eksternalitas Ekologis dan Jaminan Keberlanjutan Operasional Korporasi
Kata Kunci:
Aspek Lingkungan, Studi Kelayakan Bisnis, AMDAL, Keberlanjutan Ekologis, EksternalitasAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif signifikansi aspek lingkungan dalam kerangka penyusunan studi kelayakan bisnis sebagai instrumen pencegahan degradasi ekologis dan penjaminan keberlanjutan investasi. Di era modern, kelayakan suatu proyek bisnis tidak lagi semata-mata diukur melalui parameter rasio finansial atau daya serap pasar, melainkan mutlak harus memperhitungkan eksternalitas dampaknya terhadap kelestarian alam hidup sekitarnya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif berbasis telaah studi kepustakaan yang komprehensif. Hasil penelitian membuktikan bahwa implementasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) berfungsi esensial sebagai perisai mitigasi risiko hukum, penolakan sosial, dan bencana ekologis. Selain itu, integrasi konsep Triple Bottom Line (keuntungan, manusia, dan planet) sukses mengangkat reputasi perusahaan di mata konsumen global. Kesimpulannya, pemenuhan kelayakan aspek lingkungan bukan sekadar beban biaya pemenuhan regulasi birokrasi, melainkan fondasi hakiki yang menentukan kedaulatan, keamanan, dan usia panjang operasional sebuah entitas bisnis
Referensi
Behrens, W., & Hawranek, P. M. (1991). Manual for the preparation of industrial feasibility studies. United Nations Industrial Development Organization.
Elkington, J. (1997). Cannibals with forks: The triple bottom line of 21st century business. Capstone.
Fahmi, I. (2014). Studi kelayakan bisnis dan keputusan investasi. Alfabeta.
Husnan, S., & Suwarsono, M. (2014). Studi kelayakan proyek bisnis. UPP STIM YKPN.
Ibrahim, Y. (2009). Studi kelayakan bisnis. Rineka Cipta.
Jakfar, & Kasmir. (2012). Studi kelayakan bisnis. Kencana Prenada Media Group.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Lembaran Negara Republik Indonesia.
Porter, M. E., & Kramer, M. R. (2011). Creating shared value. Harvard Business Review, 89(1/2), 62–77.
Purwana, D., & Hidayat, N. (2016). Studi kelayakan bisnis. Rajawali Pers.
Salim, E. (2010). Pembangunan berkelanjutan: Peran dan kontribusi Emil Salim. Kepustakaan Populer Gramedia.
Silalahi, M. D. (2001). Hukum lingkungan: Dalam sistem penegakan hukum lingkungan Indonesia. Alumni.
Suliyanto. (2010). Studi kelayakan bisnis: Pendekatan praktis. Andi Offset.
Umar, H. (2005). Studi kelayakan bisnis: Teknik menganalisis kelayakan rencana bisnis secara komprehensif. Gramedia Pustaka Utama.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009. (2009). Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
World Commission on Environment and Development. (1987). Our common future. Oxford University Press.