Analisis Etika Bisnis Global Dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap Keberlanjutan Usaha Tempe Dan Tahu Organik Medan Soyfood Factory Di Kota Medan
Kata Kunci:
Etika Bisnis, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), Keberlanjutan,UKM PanganAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana etika bisnis global dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) diterapkan pada keberlanjutan perusahaan tahu organik dan tempe di Medan Soyfood Factory, yang merupakan representasi dari UKM pangan berorientasi etis. Untuk menunjukkan bagaimana penerapan nilai-nilai etika bisnis, rantai pasokan berkelanjutan, dan dampak CSR terhadap kinerja sosial dan ekonomi perusahaan, pendekatan kualitatif digunakan. Metode ini mencakup observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Medan Soyfood Factory telah mengintegrasikan prinsip etika dalam pemilihan bahan baku kedelai non-GMO, sistem penelusuran asal bahan (traceability), serta pelatihan karyawan terkait keamanan pangan. Program CSR yang dilakukan, seperti pengelolaan limbah menjadi pupuk dan pemberdayaan petani pemasok, menunjukkan kontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat lokal dan reputasi perusahaan. Komitmen terhadap praktik etis dan keberlanjutan telah meningkatkan daya saing dan legitimasi perusahaan di pasar domestik maupun global, meskipun sumber daya dan infrastruktur teknologi masih terbatas. Menurut penelitian ini, penerapan etika bisnis dan CSR yang relevan dapat menjadi strategi untuk keberlanjutan UKM pangan di Indonesia dan membantu transformasi menuju rantai pasokan yang transparan, bertanggung jawab, dan berdaya saing di tingkat internasional
Referensi
Anwar, S., Perdana, T., Rachmadi, M., & Noor, T. I. (2023). Product Traceability and Supply Chain Sustainability of Black Soybeans as Raw Materials for Soy Sauce in Maintaining Quality and Safety. Sustainability, 15(18), 13453. https://doi.org/10.3390/su151813453
Demeke, Y. A. (2024). Effects of corporate social responsibility activities on corporate image: Economic, ethical, legal, and philanthropic responsibilities. Cogent Business & Management. https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2316928
Elford, A. C., & Daub, C.-H. (2019). Solutions for SMEs Challenged by CSR: A Multiple Cases Approach in the Food Industry within the DACH-Region. Sustainability, 11(17), 4758. https://doi.org/10.3390/su11174758
Ernst, R. A. (2022). SMEs’ reluctance to embrace corporate sustainability. Journal of Cleaner Production. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2021.129879
Johnson-Hall, T. D., & Hall, D. C. (2022). Redefining quality in food supply chains via the natural resource-based view and convention theory. Sustainability, 14(15), 9456. https://doi.org/10.3390/su14159456
Kadar, A. D., Astawan, M., Putri, S. P., & Fukusaki, E. (2020). Metabolomics-based study of the effect of raw materials to the end product of tempe—An Indonesian fermented soybean. Metabolites, 10(9), 367. https://doi.org/10.3390/metabo10090367
Karaman, A. D., Cobanoglu, F., Tunalioglu, R., & Ova, G. (2012). Barriers and benefits of the implementation of food safety management systems among the Turkish dairy industry: A case study. Food Control, 25(2), 732–739. https://doi.org/10.1016/j.foodcont.2011.06.009
Mu, Z., Li, Y., & Hussain, H. (2024). Sustainability beyond profits: Assessing the impact of corporate social responsibility on strategic business performance in hospitality small and medium enterprises. Sustainability, 16, 10224. https://doi.org/10.3390/su162310224
Prativi, M. B. N., Astuti, D. I., Putri, S. P., Laviña, W. A., Fukusaki, E., & Aditiawati, P. (2023). Metabolite changes in Indonesian tempe production from raw soybeans to over-fermented tempe. Metabolites, 13(2), 300. https://www.mdpi.com/2218-1989/13/2/300
Teufel, J. (2024). Strategies for traceability to prevent unauthorised GMOs in the EU: State of the art and possible alternative approaches. Foods. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC10855850/