Evaluasi Aspek Ekonomi dan Sosial pada Pengembangan UMKM Makanan Ringan di Kota Binjai

Penulis

  • Hendra Hendra Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Autor/in
  • Vika Haryani Br Sembiring Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Autor/in
  • Shauma Putri Alifiyah Tanjung Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Autor/in
  • Rika Ramadani Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Autor/in

Kata Kunci:

UMKM, ekonomi lokal, pemberdayaan sosial, keberlanjutan, Binjai

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keseimbangan antara aspek ekonomi dan sosial dalam pengembangan UMKM makanan ringan di Kota Binjai. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha, pihak pemerintah, dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor UMKM makanan ringan berperan penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat perekonomian lokal. Selain itu, kegiatan usaha ini juga memberikan kontribusi sosial yang signifikan, seperti pemberdayaan masyarakat sekitar dan penguatan solidaritas sosial. Namun, ditemukan tantangan berupa keterbatasan modal, kurangnya inovasi teknologi, serta rendahnya literasi keuangan yang mempengaruhi keberlanjutan usaha. Oleh karena itu, sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan lembaga pendukung diperlukan untuk menciptakan model pengembangan UMKM yang berdaya saing sekaligus berkeadilan sosial

Referensi

Amir, R. (2020). Integrasi nilai sosial dalam pengembangan usaha mikro berbasis komunitas. Jurnal Sosial dan Ekonomi, 12(3), 145–157.

Ardiana, D. (2020). Ketahanan ekonomi UMKM di era perubahan pasar global. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 18(2), 203–215.

Arifin, H. (2022). Digitalisasi dan peningkatan daya saing UMKM di Indonesia. Jurnal Inovasi Ekonomi, 5(1), 33–47.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2020). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fauzi, A. (2022). Peran UMKM berbasis komunitas dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Jurnal Pengembangan Sosial, 9(4), 221–233.

Febriana, T. (2024). Kinerja sosial UMKM dan kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 19(2), 89–102.

Hakim, L. (2021). Keterkaitan sektor pertanian dan UMKM dalam memperkuat ekonomi lokal. Jurnal Ekonomi Daerah, 11(1), 75–88.

Handayani, S. (2024). Strategi keberlanjutan UMKM berbasis potensi lokal di era ekonomi digital. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Berkelanjutan, 10(2), 102–117.

Harahap, A. (2020). Permasalahan permodalan dan strategi pengembangan UMKM di tingkat daerah. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 7(3), 45–56.

Hafiz, M. (2023). Tanggung jawab sosial pelaku usaha kecil dalam membangun kepercayaan masyarakat. Jurnal Etika Bisnis, 6(1), 15–29.

Hidayani, N. (2023). Persaingan pasar dan tantangan keberlanjutan UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi Mikro, 8(3), 61–74.

Hidayat, T. (2023). Inklusi keuangan digital dan pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM. Jurnal Ekonomi Digital, 9(2), 134–148.

Kurniawan, B. (2021). Pentingnya literasi keuangan dalam pengelolaan UMKM berkelanjutan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 12(4), 210–224.

Lestari, D. (2023). Keseimbangan tujuan ekonomi dan sosial dalam bisnis mikro. Jurnal Manajemen dan Inovasi Sosial, 5(2), 98–110.

Mahendra, Y. (2022). Peran budaya lokal dalam memperkuat identitas produk UMKM daerah. Jurnal Sosioekonomi, 13(2), 112–126.

Maulana, I. (2021). Pemberdayaan perempuan melalui kegiatan ekonomi mikro berbasis rumah tangga. Jurnal Gender dan Pembangunan, 8(1), 59–71.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Permata, R. (2024). Kesadaran sosial dan visi keberlanjutan dalam praktik UMKM. Jurnal Bisnis dan Masyarakat, 11(1), 47–62.

Putra, F. (2024). Sinergi inovasi ekonomi dan sosial dalam pengembangan ekonomi daerah. Jurnal Ekonomi Lokal, 14(2), 58–72.

Rahmawati, A. (2020). Keterlibatan perempuan dalam sektor UMKM sebagai agen perubahan sosial. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi, 6(3), 119–132.

Ramdani, Z. (2023). Akses permodalan dan keberlanjutan usaha mikro di wilayah perkotaan. Jurnal Keuangan Mikro, 9(1), 25–38.

Riyanto, E. (2022). Produktivitas dan efisiensi operasional pada usaha kecil menengah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Terapan, 7(4), 85–99.

Santoso, H. (2024). Pemerataan kesejahteraan melalui pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Jurnal Ekonomi Kerakyatan, 5(1), 40–53.

Setiawan, M. (2022). Kendala teknologi dan inovasi dalam pengembangan UMKM daerah. Jurnal Teknologi dan Bisnis, 4(3), 130–144.

Sari, D. (2020). Peran UMKM dalam memperkuat struktur ekonomi lokal di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 9(2), 175–189.

Suharto, E. (2020). Kontribusi UMKM terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Sosial, 14(1), 10–23.

Sulastri, N. (2020). Kohesi sosial dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan ekonomi mikro. Jurnal Sosiologi Pembangunan, 8(2), 66–80.

Suryani, R. (2024). Aspek sosial dalam penguatan keberlanjutan usaha mikro. Jurnal Sosial Humaniora, 10(1), 88–101.

Utami, P. (2023). Penerapan tanggung jawab sosial pada UMKM berbasis lingkungan. Jurnal CSR dan Pembangunan, 6(2), 94–108.

Wibisono, D. (2021). Kontribusi sosial UMKM dalam membangun ekonomi masyarakat lokal. Jurnal Sosial dan Ekonomi Indonesia, 7(1), 54–68.

Widodo, T. (2022). Ketahanan sosial-ekonomi UMKM di tengah krisis pandemi. Jurnal Ketahanan Nasional, 9(2), 142–156.

Wulandari, S. (2021). Dinamika sosial ekonomi pelaku UMKM di daerah perkotaan kecil. Jurnal Pembangunan Daerah, 15(3), 201–215.

Unduhan

Diterbitkan

20-10-2025

Cara Mengutip

Evaluasi Aspek Ekonomi dan Sosial pada Pengembangan UMKM Makanan Ringan di Kota Binjai. (2025). An-Najah: Journal of Islamic Economics, 1(01), 193-204. https://jurnal.almaidah.or.id/index.php/JNIE/article/view/25