Analisis Deskriptif Terhadap Distorsi Konsep Akad Murabahah Dalam Praktik Perbankan Syariah Indonesia

Penulis

  • Wildan Setiawan Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Autor/in
  • Tri Apridho Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Autor/in
  • Hendra Hendra Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai Autor/in

Kata Kunci:

akad murabahah; distorsi akad; perbankan syariah; analisis deskriptif

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara deskriptif terjadinya distorsi konsep akad murabahah dalam praktik perbankan syariah di Indonesia yang cenderung bergeser menjadi akad pinjaman (qardh). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis terhadap data sekunder berupa fatwa DSN-MUI, regulasi OJK, serta hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik murabahah di sebagian besar bank syariah di Indonesia telah mengalami reduksi makna dari transaksi jual beli riil menjadi pembiayaan berbasis hutang. Hal ini disebabkan oleh lemahnya implementasi prinsip kepemilikan barang oleh bank, lemahnya pengawasan syariah, serta pengaruh sistem keuangan konvensional. Penelitian ini menegaskan perlunya reposisi konsep murabahah agar sesuai dengan prinsip fiqh muamalah dan menghindari kecenderungan ke arah riba terselubung

Unduhan

Diterbitkan

14-10-2025

Cara Mengutip

Analisis Deskriptif Terhadap Distorsi Konsep Akad Murabahah Dalam Praktik Perbankan Syariah Indonesia. (2025). An-Najah: Journal of Islamic Economics, 1(01), 102-107. https://jurnal.almaidah.or.id/index.php/JNIE/article/view/16