Analisis Hambatan dan Peluang Ekspor Kopi di Daerah Kutacane Era Globalisasi Menuju Pasar Internasional
Keywords:
kopi Kutacane, ekspor, hambatan, peluang, globalisasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan dan peluang ekspor kopi di daerah Kutacane, Aceh Tenggara, dalam menghadapi era globalisasi dan dinamika pasar internasional. Kopi Kutacane merupakan salah satu komoditas unggulan daerah dengan cita rasa khas dan potensi ekspor tinggi. Namun, tantangan global seperti fluktuasi harga, ketidakstabilan kebijakan perdagangan, dan keterbatasan infrastruktur logistik masih menjadi penghambat utama pengembangan ekspor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap petani, eksportir, dan dinas perdagangan setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi ekspor kopi Kutacane cukup besar didukung oleh kualitas produk dan tren konsumsi kopi dunia yang meningkat. Hambatan utama terletak pada keterbatasan akses pasar, standar mutu internasional, dan dukungan pemerintah yang belum optimal. Diperlukan strategi kolaboratif antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing kopi Kutacane di pasar global
References
Anwar, R. (2022). Diplomasi Perdagangan Indonesia dalam Perjanjian RCEP dan IEU-CEPA: Peluang bagi Komoditas Kopi Nasional. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Perdagangan, 18(2), 77–93.
Hakim, M. (2024). Penguatan Kelembagaan Petani sebagai Strategi Daya Saing Ekspor Komoditas Kopi di Indonesia. Jurnal Agribisnis dan Inovasi Pertanian, 9(1), 45–60.
Lestari, D. (2025). Tren Konsumsi Kopi Spesialti Dunia dan Implikasinya terhadap Daya Saing Kopi Indonesia. Jurnal Bisnis dan Perdagangan Global, 10(3), 120–136.
Lestari, S. (2023). Produktivitas Petani dan Tantangan Mutu Kopi di Daerah Penghasil Tradisional. Jurnal Pertanian dan Ekonomi Rakyat, 7(1), 35–50.
Nugroho, A. (2023). Digitalisasi Perdagangan dan Inovasi Pemasaran Kopi Indonesia di Pasar Internasional. Jurnal Teknologi dan Ekonomi Kreatif, 11(2), 99–114.
Ramadhani, D. (2024). Infrastruktur dan Efisiensi Logistik dalam Perdagangan Kopi Sumatra: Analisis Wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Jurnal Transportasi dan Perdagangan Nasional, 8(2), 88–104.
Ramli, T. (2024). Model Kemitraan Inklusif untuk Penguatan Ekspor Komoditas Pertanian di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Agribisnis, 13(1), 67–83.
Santoso, H. (2023). Birokrasi Ekspor dan Tantangan Regulasi dalam Peningkatan Daya Saing Komoditas Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik dan Perdagangan, 12(4), 142–157.
Siregar, R. (2023). Potensi Kopi Kutacane sebagai Komoditas Ekspor Unggulan Daerah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 6(3), 178–192.
Wibowo, F. (2023). Analisis Administrasi Ekspor di Indonesia dan Dampaknya terhadap UMKM Ekspor Kopi. Jurnal Perdagangan dan Kebijakan Ekonomi, 15(2), 56–70.
Wulandari, T. (2022). Standarisasi Internasional dan Tantangan Ekspor Kopi di Era Globalisasi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Internasional, 9(1), 110–125.
Wulandari, P. (2023). Sertifikasi dan Strategi Daya Saing Kopi Indonesia di Pasar Global. Jurnal Agribisnis Kontemporer, 14(2), 90–108.
Yuliana, F. (2025). Sustainability dan Sertifikasi Kopi: Peluang Nilai Tambah di Pasar Premium Dunia. Jurnal Perdagangan Berkelanjutan, 5(1), 34–50.
Yusuf, M. (2024). Fluktuasi Harga Kopi Dunia dan Dampaknya terhadap Petani Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Nasional, 17(3), 121–137.