Analisis Potensi dan Tantangan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Binjai
Kata Kunci:
UMKM, Potensi Usaha, Tantangan, Digitalisasi, Kota Binjai.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan tantangan
pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Binjai
serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya
saingnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif
kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi,
dokumentasi, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa potensi UMKM di Binjai ditopang oleh ketersediaan sumber
daya lokal, keunikan produk kuliner khas, tenaga kerja produktif,
serta peluang pasar strategis berkat kedekatannya dengan Kota
Medan. Namun demikian, UMKM menghadapi sejumlah kendala
signifikan, antara lain keterbatasan akses pembiayaan, rendahnya
literasi keuangan, keterlambatan dalam adopsi digitalisasi, serta
lemahnya inovasi produk yang menghambat perluasan pasar.
Dukungan pemerintah sudah ada tetapi efektivitasnya masih
terbatas. Untuk menjawab tantangan tersebut, strategi
pengembangan yang relevan meliputi perluasan akses kredit mikro,
peningkatan literasi keuangan dan digital, penguatan inovasi produk
melalui inkubasi bisnis, serta perluasan promosi pasar. Selain itu,
kolaborasi multipihak antara pemerintah, lembaga keuangan,
akademisi, dan komunitas UMKM dinilai penting untuk menciptakan
ekosistem usaha yang sehat. Dengan langkah strategis ini, UMKM di
Binjai berpotensi besar untuk naik kelas dan memberikan kontribusi
signifikan terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Referensi
IMF. (2024). Financing small and medium enterprises in emerging economies.
International Monetary Fund Working Paper.
https://doi.org/10.5089/9781513567890.001
Lubis, A. (2024). Dampak transaksi digital terhadap pendapatan UMKM di Kota
Binjai. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 12(1), 55–67.
https://doi.org/10.54321/jmk.2024.12.1.55
Purnomo, D. (2024). Digitalisasi UMKM di era ekonomi 4.0: Tantangan dan
peluang. Jurnal Bisnis dan Teknologi, 8(2), 88–101.
https://doi.org/10.56789/jbt.2024.8.2.88
Sari, M., Maulita, D., & Kadim, A. (2024). Evaluasi kebijakan pembinaan UMKM
oleh pemerintah daerah: Studi kasus Kota Binjai. Jurnal Ekonomi
Pembangunan Daerah, 19(2), 201–215.
https://doi.org/10.98765/jepd.2024.19.2.201
Tambunan, T. (2019). Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Indonesia: Isu-isu
penting. Jakarta: LP3ES.
Lestari, I. G. A. K. (2023). Tantangan akses pembiayaan UMKM terhadap lembaga
keuangan formal di Indonesia. Jurnal Nirta: Studi Inovasi.
https://doi.org/10.61412/jnsi.v4i2.273 ijemr.politeknikpratama.ac.id
Riptiono, S. (2024). Literasi bisnis digital untuk meningkatkan kinerja pemasaran
UMKM. ABDIMAS SEAN.
https://doi.org/10.58471/abdimassean.v1i02.107 jurnal.seaninstitute.or.id
Perdini, L. W., Aji, T. S., & Prabowo, P. S. (2023). Literasi keuangan digital sebagai
upaya pembekalan UMKM kampung binaan Go Digital. Dinamis: Jurnal
Pengabdian Kepada Masyarakat.
https://doi.org/10.33752/dinamis.v1i2.5723 ejournal.unhasy.ac.id
Immawati, S. A., Rosyid, R., & Muttaqijn, M. I. (2024). Meningkatkan pendapatan
UMKM fashion melalui literasi digital. Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian
Masyarakat Indonesia. https://doi.org/10.58192/karunia.v2i3.1302
journal.unimar-amni.ac.id
Herdiana, O., Aprily, N., & On, L. P. (2024). Pelatihan skill literasi digital dalam
pengelolaan data bagi pelaku usaha UMKM. Jurnal Abdimas Ekonomi dan
Bisnis. https://doi.org/10.31294/abdiekbis.v2i2.1432 Jurnal BSI
Avista, D. R., Sekar Langit, U. A., & Mashudi. (2023). Literasi digital dan penguatan
UMKM: tinjauan teoritis terhadap strategi pemberdayaan di daerah
terpencil. Paraduta: Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial.
https://doi.org/10.56630/paraduta.v3i2.913 ojs.umada.ac.id
Wijaya, S. Y., & Prawihatmi, C. Y. (2023). Akses UMKM kulin
